Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranrews.com
Tindakan oknum Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan, Ahmad Jhoni, ST MM yang melakukan pemblokiran nomor telpon wartawan ketika dikonfirmasi. Terus mendapat sorotan dari berbagai kalangan aktivis di Provinsi Sumatera Selatan.
konfirmasi itu sendiri mau minta penjelasan Plt Kadin Pertanian Kabupaten PALI terkait ada di ketemukannya 3 unit alat berat Dinas Pertanian Kabupaten PALI dari pinjam pakai alat berat Provinsi Sumsel yang terbengkakai , kehujanan , kepanasan , ditimbuhi terumputan didalam hutan Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI baru baru ini.
Namun sangat disayangkan oknum pejabat ini menolak dikonfirnasi terbukti dengan memblokir nomor hp wartawan.
Olehnya hal itu mengundang sorotan dari berbagai kalangan
Kali ini dari Ketua LSM Siap dan Tanggap (LSM – SIGAP) Provinsi Sumatera Selatan, Suhaimi Dahalik SH. Sama, Suhaimi Dahalik juga memberi bandrol kepada oknum pejabat yang menolak dikonfirmasi wartawan dengan sebutan pejabat arogan. Sedangkan arogan itu sendiri menurut Suhaimi Dahalik bukan watak pejabat publik melainkan watak preman.
” Saat ini tidak boleh ada, pejabat arogan, kalau arogan itu bukan pejabat namanya, melainkan preman ” Ucap Suhaimi Dahalik, ketika dimintai tanggapannya, Senin (18/04/2022).

Ketua LSM Siap dan Tanggap (LSM SIGAP) Provinsi Sumsel, Suhaimi Dahalik, DH
” Itu menunjukan sifat oknum pejabat yang moralnya diragukan, pejabat sombong ” Tambah Suhaimi.
Lebih jauh dituturkan Suhaimi, Kalau manusia beriman itu harus sadar hukum dunia dan hukum akherat. Ada yang tertulis ada yang tidak tertulis. Suatu saat manusia itu semua kembali ke asal dan tidak dapat kembali lagi alias mati. Ketika mati tidak ada yang bisa dibawa, hanya kain kapan. Tidak ada yang bisa menolong didalam kubur kecuali amal ibadah. Jadi, kata Suhaimi Dahalik, jadi pejabat itu jangan sombong, karena bukan zamannya lagi menjadi pejabat sombong, apalagi cuma pejabat Kabupaten, karena sudah banyak oknum pejabat baik kabupaten, provinsi maupun pusat yang betakhir di terali besi karena korupsi nya terungkap.
Karena dia sendiri pesimis pejabat sombong itu bersih dalam tindakan. Alasannya kata Suhaimi dengan Tuhan saja tidak takut, apalagi dengan sesama manusia.
” Oknum pejabat yang sombong itu Tuhan benci. Nanti Tuhan yang akan menghancurkan kesombongannya dengan mempermalukannya dengan mengungkap permainan kotornya dalam menjabat ” Singgung Suhaimi.
” Jadilah pejabat yang tahu diri, ikuti ilmu padi, semakin berisi semakin menunduk ” Ujar mantan Pejabat PU Kabupaten Muara Enim ini.
” Pejabat itu digaji oleh rakyat, bekerja untuk melayani rakyat, bukan minta dilayani. Bekerjalah secara profisional agar Kabupaten PALI maju, bisa seperti daerah lain. Saya sendiri sebagai warga asal Kabupaten PALI merasa prihatin karena sampai saat ini, kabupaten PALI belum ada kantor pemerintahan sendiri ” Tutur Suhaimi.
Masih kata Suhaimi, Kemudian terungkap juga, ternyata Oknum Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI itu begitu sangat istimewa di Pemerintahan Kabupaten PALI. Bagaimana tidak, ternyata oknum ini selain menjadi Plt Kepala Dinas Kabupaten PALI juga merangkap jabatan sebagai Kepala Badan Bappeda Kabupaten PALI. Yaitu dua jabatan yang sangat strategis dalam suatu pemerintahan. Sehingga akibatnya oknum ini sangat sulit ditemui untuk berkomunikasi, itu sebagaimana di berita media online Investigasinusantara.com beberapa waktu lalu.
Menurut Suhaimi, pejabat yang merangkap jabatan di Kabupaten PALI menimbulkan paradigma seakan akan di Kabupaten PALI krisis sumber daya manusia (SDM), atau tidak ada yang bisa dipercaya untuk menduduki salah satu jabatan tersebut.
” Apalagi Kepala Bappeda merupakan jabatan yang sangat berhubungan erat dengan segala OPD di Kabupaten PALI. Hal ini yang perlu ditelusuri ” Tutup Suhaimi.

Rangkap jabatan, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Bappeda Kabupaten PALI, Ahmad Jhoni, ST MM / foto investigasinusantara.com
Tindakan oknum Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI ini juga dikritisi oleh Ketua Tim Kooordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Ws Musi – Sugihan – Banyuasin – Lemau (WS: MSBL) Ir H Muhammad Yamin MM.
Tokoh asal Desa Air Itam Kecaman Penukal Kabupaten PALI ini mengatakan Pejabat publik harus siap dikritisi karena abdi pelayan publik. Tidak boleh alergi kritik, karena hak rakyat untuk melakukan kontrol publik yang seharusnya bisa dijadikan sebagai masukan, untuk perbaikan kinerja.

Ketua Tim Kooordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Ws Musi – Sugihan – Banyuasin – Lemau (WS: MSBL) Ir H Muhammad Yamin MM.
” Pejabat publik siap dikritisi karena abdi pelayan publik, tidak boleh alergi kritik, hak rakyat kontrol publik seharusnya sebagai masukan, untyk perbaikan kinerja ” Katanya.
Selain itu, dirinya juga memberikan beberapa catatan sekaligus kritikan untuk kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Kabupaten PALI, diantaranya mengenai adanya dugaan percetakan sawah di Desa Pengabuan Kecamatan Abab yang tidak sesuai realisasi. Disitu banyak kejanggalan.
Juga kata dia, mengenai aset negara berupa alat berat yang tidak diurus, kinerja PPL bagaimana? , program kerja Dinas Pertanian Kabupaten PALI, apa saja untuk petani di Kabupaten PALI. ” Itu yang perlu kami pertanyakan ” ujar pengawas Pelestarian Sungai dan Irigasi ini, Senin (18/04/2022).
” Kami mempertanyakan juga program apa saja di Dinas Pertanian Kabupaten PALI yang sudah berjalan sesuai harapan masyarakat Kabupaten PALI ” Tandasnya.
Sebelumnya dari Ketua PW GNPK RI Provinsi Sumatera Selatan, Aprizal Muslim. Dia mengatakan tindakan oknum Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI itu menunjukan sifat arogansi seorang pejabat yang seharusnya tidak sepantasnya dilakukan bagi pejabat publik.
Menolak memberikan keterangan yang dibutuhkan wartawan untuk keperluan pemberitaan agar seimbang. Menurut Aprizal Muslim, itu sudah mengangkangi Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Ketua PW GNPK RI Provinsi Sumatera Selatan, Aprizal Muslim
Dirinya juga heran kenapa juga Bupati Kabupaten PALI bisa menunjuk pejabat publik yang memiliki karakter seperti oknum plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI itu. (AE)
Foto unggulan: Plt Kadin Pertanian dan Plt Kepala Bappeda Kabupaten PALI, Ahmad Jhoni ST MM, dari sininews.com









