DUGAAN PRAKTEK KOTOR DI SPBU SIMPANG TAIS KECAMATAN TALANG UBI KABUPATEN PALI, TERPANTAU

Penukal Abab Lematang Abab (PALI)
medianusantaranews.com

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umun (SPBU) NO 24.312.138 atau SPBU yang berlokasi di Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Abab (PALI) diduga sudah melakukan praktek kotor yang melanggar peraturan SPBU. Pasalnya di SPBU ini disinyalir sudah dijadikan tempat pengisian bahan bakar untuk kendaraan perusahaan tambang dan melayani pembelian dalam jumlah besar.

Hal ini terbukti dari pantauan langsung tim investigasi bersama media ke lokasi, nampak berbagai tipe kendaraan dumptruk perusahaan mulai dumptruk kecil hingga tronton maupun truk bak mati pengangkut hasil pertambangan sedang antrian melakukan pengisian BBM jenis solar di SPBU Simpang Tais ini, Sabtu (13/08/2022).

Bukan cuma itu, sepertinya di SPBU ini juga melayani pengisian atau penjualan BBM, baik solar maupun pertalite dengan jumlah besar, modusnya mobil kecil melansir mengisi BBM berkali kali di SPBU kemudian ditimbun di suatu tempat. Selanjutnya khusus untuk BBM jenis solar dari SPBU yang ditimbun dioplos lagi untuk dijual lagi ke perusahaan perusahaan transportir pengangkut batu bara.

Menurut salah seorang Tim investigasi, Adamri, praktek inilah yang menyebabkan berbagai jenis BBM, terutama solar untuk masyarakat selalu kosong di SPBU ini.

” Praktek inilah yang diduga penyebab berbagai jenis BBM untuk masyarakat, terutama solar sering kosong di SPBU ini,” ungkap Adamri, Sabtu (13/08/2022).

” Saya prihatin dan miris sekali menyaksikan praktek permainan oknum SPBU Simpang Tais dalam mendistribusikan BBM,” kata Adam.

” Kita amati kendaraan yang melakukan pengisian BBM terutama solar di dominasi kendaraan pengangkut hasil tambang, juga disinyalir ada kendaraan yang melansir melakukan pengisian berkali kali untuk ditimbun (ngepok) disuatu tempat,” ungkap Adam lagi.

” Kita juga menyaksikan di SPBU  antrian kendaraan perusahaan sedang mengisi BBM solar didominasi oleh angkutan batubara dari PT BSEE – EPI, serta mobil kecil yang melansir (ngepok) BBM jenis solar serta khusus pertalite masih melayani pengisian derigen,” tambahnya.

Penampakan salah satu kendaraan pengangkut hasil tambang batu bara PT BSEE – EPI sedang melakukan pengisian BBM Solar di SPBU Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Sabtu (13/08/2022)

Padahal jelas Adamri, pendistribusian BBM di SPBU baik solar maupun pertalite sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 tahun 2014.

Khusus BBM jenis solar, lanjut Adam, sebagaimana menurut Surat Edaran No. 3865.E/Ka.BPH/2019 yang dikeluarkan BPH Migas menegaskan kendaraan bermotor untuk pengangkutan hasil perkebunan, kehutanan dan pertambangan dengan jumlah roda lebih dari enam buah dalam kondisi bermuatan ataupun tidak dilarang menggunakan solar bersubdisi.

Disinyalir ada lagi, sambung Adam,  penyelewengan di SPBU ini, untuk mengelabui masyarakat, kendaraan kecil melansir melakukan pengisian solar berkali kali untuk ditimbun disuatu tempat, kemudian di oplos dengan minyak hasil sulingan masyarakat untuk dijual ke pengusaha pengusaha transportir angkutan batu bara.

” Dugaan penyelewengan oknum SPBU Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI ini, kami minta dilakukan tindakan tegas dari BPH Migas, PT Pertamina juga dari Aparat Penegak Hukum (APH),” harap Adam.

” Karena praktek ini sudah sangat menyengsarakan masyarakat yang membutuhkan BBM terutama BBM solar subsidi, juga sudah sangat merugikan negara, dan cuma menguntungkan oknum oknum pemain BBM solar yang bekerjasama dengan oknum SPBU Simpang Tais ” Pungkasnya.

Sementara itu, terkait adanya dugaan ini, managemen SPBU Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi belum bisa di konfirmasi (Ab)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *