Mobil Proyek Jalan Tol Meledak, Kebun Karet Milik Nasrul Terbakar

Rusdi : “Pihak perusahaan segera selesaikan kerugian warganya”.

Banyuasin,medianusantaranews.com- Ada sekitar 50 batang karet produktif milik Nasrul terbakar akibat ledakan mobil milik pekerja proyek jalan tol di wilayah Kampung Keranji Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin 3 Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan yang terjadi pada Rabu sekitar pukul 09.30 wib (23/11/2022) yang lalu.

Bukan hanya membakar lahan perkebunan karet milik Nasrul dan mobil milik pekerja jalan tol saja ketika itu, tapi juga ada 3 Warung milik warga setempat yang ikut terbakar, bahkan ada seorang warga RT 32 RW 08 Kampung itu juga jadi korban, hingga mengalami luka bakar dibagian punggungnya.

Didampingi Lurah Seterio Rusdi, SH, M.Si dan Stapnya, Nasrul dan kakaknya Syamsuri HAJ kepada wartawan di lokasi kebun karet yang terbakar mengatakan pihaknya pertanyakan kelanjutan dari kejadian itu, sebab akibat kena bakar maka batang karet kami yang produktif itu mati dan juga ada belasan batang karet kami ditebang oleh pekerja proyek jalan tol itu bagaimana perhitunganya.

“Kami setelah meninjau kelokasi dengan Lurah dan stapnya termasuk warga sebagai saksi akan mempertanyakan ke pihak perusahaan yang menyebabkan kebakaran kebun karet kami itu, karena sejak ada kejadian itu hingga sekarang dari pihak perusahaan belum ada kabarnya, untuk itu kami meminta pemerintah kelurahan untuk mendata kerugian yang kami alami dari insiden itu, agar tidak berlarut-larut urusanya”, ujar Syamsuri (01/12).

Masih kata Syamsuri, mengenai nilai kerugian kebun karet yang produktif itu ada aturanya, maka kami tidak berlebihan menuntut, yang penting ikuti aturan yang ada, sehingga tidak ada yang saling dibebani dan dirugikan.

Lanjut Syamsuri, kejadian itu akibat kelalaian dari pihak manageman perusahaan, sehingga keluarga kami yang ikut menjadi korbanya dan ini yang bertanggungjawab pihak perusahaan dan jangan sampai berlama-lama prosesnya, termasuk bagi warga yang terkena luka bakar.

“Harapan kami selaku korban supaya proses dipercepat agar tak jadi polemik dimasyarakat yang akhirnya pihak perusahaan yang menjadi masalahnya dan kami sangat mendukung dan senang ada proyek jalan tol ini, karena kami bisa aktivitas lebih lancar”, tukasnya.

Terpisah, Lurah Seterio Rusdi, SH. M.Si ketika diminta komentarnya terkait terjadi insiden kebakaran yang menyebabkan kerugian oleh warganya itu benar adanya. Diakui Rusdi saat ada kebakaran ketika itu langsung menyuruh stapnya langsung tinjau kelokasi kebakaran untuk didata.

Rusdi menambahkan, selain ada lahan kebun karet milik warganya yang ikut terbakar dan ada puluhan batang karet yang produktif terancam mati itu supaya ada penyelesaian, termasuk ada seorang warganya mengalami luka bakar itu supaya pihak perusahaan diminta untuk bertanggungjawab untuk penyelesaianya dan jangan menghindar dari persoalannya, tegas Rusdi menutup bincang dengan wartawan.

Hingga berita ini disiarkan oleh media ini, dari pihak perusahaan yang bermasalah dan jadi penyebab kebakaran lahan perkebunan karet serta pondok-pondok milik warga yang ada di sekitar proyek yang ikut terbakar itu, pihak PT. belum ada yang diminta konfirmasinya.(MNN)

Editor : waluyo.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *