Sekwan DPRD Banten Ngaku Ada Bangkai Ambulance

DPRD Banten, Pajero Untuk Ambulance

Banten,medianusantaranews.com- Hanya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten memiliki Mitsubishi Pajero Sport. Mobil medium SUV tersebut dijadikan unit ambulance, karena pertama masuk jadi sekretaris DPRD Banten Deden Apriandhi ngaku melihat ada bangkai unit ambulance dan membeli Mitsubishi pejero sport pun tak menyalahi aturan.

Kebijakan ini pun banyak menuai kecaman dan protes dari masyarakat, Mereka heran mengapa untuk unit ambulance harus menggunakan mobil Mitsubishi Pajero Sport.

Ambulance itu terparkir di halaman belakang Kantor DPRD Banten sejak Kamis (11/05/23) dan ada logo DPRD Banten ditempel pada bodi ambulance bernomor B-9247-XSZ itu.

Diketahui, pembelian ambulance itu masuk dalam pengadaan tahun 2023. Sekretaris DPRD (Sekwan) Banten Deden Apriandhi mengatakan bahwa ambulans itu untuk layanan kesehatan di DPRD Banten.

Sekretariat DPRD sebetulnya sudah memiliki ambulance, namun sudah tak bisa digunakan. Karena itu, pengadaan mobil ambulance dilakukan pada tahun ini.”Jumlah pegawai di sekretariat DPRD ini kan hampir seribu, termasuk anggota Dewan,” ujarnya.

Dari sisi regulasi, kata dia, pengadaan Pajero Sport untuk ambulance tidak menyalahi aturan. Sebab, tidak ada ketentuan yang mengharuskan mobil apa untuk ambulance. “Gak ada,” ujinya.

Saat dilihat interiornya melalui kaca, mobil sudah dimodifikasi dan dilengkapi alat kesehatan.

Terdapat tabung oksigen lengkap dengan regulator, lemari peralatan kesehatan, tempat tidur, gantungan infus dan yang lainnya.

Yang membuat heran bahkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, Andra Soni, mengaku tidak mengetahui alasan sekretaris dewan (Sekwan) memilih Mitsubishi Pajero Sport menjadi mobil ambulance. Andra menyarankan awak media menanyakan pengadaan ambulance itu ke Sekretaris DPRD Banten.

“Sekwan ajah ya kalau itu, karena itu kan kegiatan dari sekertariat,” kata Andra kepada wartawan di Kota Serang, Kamis (11/5/2023) petang.

Sebelumnya, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, Deden Apriandhi mengatakan, pengadaan mobil ambulance sangat urgent. Sebab, kendaraan ambulance sebelumnya sudah rusak. “Semenjak saya masuk Setwan itu ada bangkai ambulance, dan itu sudah tidak bisa dibenerin,” kata Deden dihubungi Sejumlah Waratawan. Deden menyebut, memilih Pajero Sport untuk ambulans karena mengikuti perkembangan zaman. Padahal di Indonesia, penggunaan mobil mewah itu untuk ambulance tak lazim di Indonesia.(Red/Azakih Harosih/Andri)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *