Proyek APBN 2025 Lebih Rp 21 Miliar Di Kabupaten PALI Diduga Mangkrak.

Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com

Harapan masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, khususnya warga Desa Purun Timur dan Desa Harapan Jaya untuk menikmati pembangunan jalan cor beton yang didanai dari APBN tahun 2025 lalu sepertinya mengalami hambatan.

Pasalnya, proyek pembangunan jalan cor beton anggaran tahun 2025 dari Desa Harapan Jaya menuju Desa Purun Timur hingga Simpang 3 Desa Purun Timur tersebut diduga mangkrak.

Pantauan media ini langsung di lapangan, nampak aktivitas proyek pembangunan jalan cor beton dimaksud sedang terhenti, bahkan tidak ada aktivitas pekerjaan konstruksi di lokasi, Rabu (01/04/2026).

Di lokasi tidak terlihat adanya aktivitas pekerjaan proyek, yang nampak hanya sejumlah alat berat yang terparkir di area proyek juga tidak beroperasi.

Diketahui bahwa Proyek cor beton jalan yang bernilai Rp. 21.174.821.000,00 ini dilaksanakan oleh PT Sriwijaya Perkasa Abadi (PT. SPA) jenis kegiatan Reservasi Jalan Harapan Jaya – Purun Timur – Simpang 3 Purun Timur.

Warga setempat yang sempat dikonfirmasi, menyebut kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama. Mereka menduga alat berat yang berada di lokasi mengalami kerusakan sehingga tidak dapat digunakan, yang berdampak pada mangkraknya proyek tersebut.

“Sudah lama tidak bergerak, informasinya alatnya rusak,” kata salah seorang warga.

Sementara itu, pihak kontraktor yang ditemui di lokasi batching plant membenarkan bahwa hingga saat ini belum ada pekerjaan fisik di lapangan. Hal itu disebabkan masih menunggu izin pelaksanaan pengecoran dari pihak balai jalan.

Menurut pihak kontraktor, saat ini tim tengah melakukan persiapan teknis sebagai bagian dari tahapan pekerjaan.

“Kami masih menunggu izin pengecoran dari balai. Sambil menunggu, tim sedang mempersiapkan pembesian,” terangnya.

Warga pun berharap, proyek yang didanai APBN tahun anggaran 2025–2026 tersebut agar segera memasuki tahap pelaksanaan sehingga target penyelesaian tidak mengalami keterlambatan, pekerjaan proyek itupun diminta bisa dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi. (Eg)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *