Masyarakat Betung Diresahkan Aksi Kawanan Maling

Banyuasin, MNN- Aksi kawanan maling akhir tahun 2019 ini bikin resah masyarakat di Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, yang menjadi sasaran oleh kawanan maling tersebut selain berbagai jenis kendaraan roda dua dan buah kelapa sawit juga hewan peliharaan jenis burung dan ayam bangkok. ” Sepertinya kami ini dibuatnya tidak boleh tidur malam saja”, ucap Karno warga Betung saat dijumpai media ini di tempat penjualan pakan ternak beberapa saat yang lalu.

Dikatakan Karno, 2 ekor ayam Bangkok miliknya yang sudah berumur 7 bulan malem kemarin juga hilang dicuri, sepasang ayam itu dulunya masih kecil saya beli Rp 300 ribu dan sebelum hilang sudah yang nawar sepasang Rp 900 ribu, karena bakal untuk indukan, maka tidak saya jual.

Masih kata Karno, sebelum kejadian ayamnya hilang dicuri juga terjadi ayam milik tetangganya yang dibelakang Indo Mart Kampung Sribumi Kelurahan Betung jenis ayam bangkoknya habis tak bersisa hilang semua dicuri kawanan maling. ” Dari indukanya sampai anak-anaknya pun abis digondol maling”, imbuhnya.

Kalau masalah aksi pencurian kendaraan bermotor jenis R2 itu kebanyakan terjadi saatnya warga melakukan aktivitas menyadap getah karet dikebunya dan kendaraanya hilang itu ketika diparkir oleh korbanya dipondok atau ditempat mengumpulkan getah hasil sadapanya untuk dicetak dan yang paling rawan itu dilahan perkebunan diwilayah village, tambah Joko Sabtu malam (28/12/2019) kemarin.

Joko menambahkan, selama akhir tahun 2019 ini saja sudah lebih 5 unit R2 yang hilang tak diketemukan, ada juga yang ketemu lagi dengan cara uang menawarkan jasa menggunakan biaya Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta sepeda motor korban yang hilang diketemukan itu diwilayah village 5 belum lama ini terjadi.

Yang terparah aksi pencurian kendaraan bermotor roda dua itu diwilayah perkebunan yang lokasi berbatasan dengan Desa antara wilayah Kabupaten Banyuasin dengan Kabupaten Musi Banyuasin, kadang ada pelakunya mendatangi langsung korbanya mulai minta rokok yang akhirnya meminta sepeda motor dan kawanan pelaku juga membawa senpi untuk menguasai para calon korbanya, sambung Sujit warga village Karet.

Sujit berharap kepada pihak petugas supaya melakukan patroli rutin sampai kepelosok perkampungan, guna tekan aksi kawanan maling, sebab kalau kawanan pelaku sudah seketemunya dicuri, namanya lingkungan kita sudah tidak aman dan tentu masyarakat dibuatnya resah dan herannya setiap ada kejadian masyarakat sebagai korban enggan melapor kepihak berwajib, paling ada cukup di Ketua RT atau Kades laporanya, tutup Sujit yang juga ngaku nyaris rumahnya dibobol maling.

Sementara, Kapolsek Betung Iptu Toto Hermanto yang berhasil diminta konfirmasinya via WhatsApp beberapa saat yang lalu menjawab “Soal.. Selama saya menjabat kapolsek betung,  belum/tidak ada laporan dari masyarakat village 5 betung tentang  pencurian karet”, singkatnya (waluyo)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *