Karyawan Pt. SIL Hilang Kecemplong Dalam Lebung

Tulang Bawang,medianusantaranews.com- Nasib Heri Purnomo (50) karyawan Pt. Swit Indo Lampung (SIL) hingga Minggu (24/9/2023) belum diketemukan usai nyemplung dalam Lebung Desa Gedung Meneng Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung yang berada di komplek perusahaan sejak Sabtu sekira pukul 16.00 wib lalu.

Informasi yang dihimpun hilangnya karyawan Pt. SIL tersebut berawal ada laka tunggal yang dialami kendaraan truk yang mengangkut air minum dalam galon yang melintas terguling dilokasi itu pada Kamis (21/9/2023) dan hampir galon muatanya itu nyemplung didalam Lebung di Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulang Bawang tersebut.

Dalam peristiwa itu awak kendaraan termasuk pengemudinya selamat dan sebagian galon yang diangkutnya bisa diketemukan ya ketika itu, namun yang masih tenggelam dilebung itu masih banyak jumlahnya, maka banyak minat warga di komplek perusahaan gula tersebut berniat untuk mencarinya, ujar warga yang ada dilokasi kejadian saat dibincangi wartawan ketika itu.

Warga yang meminta namanya disebutkan dalam pemberitaan menambahkan usai laka itu pada hari Jum’at (22/9) pencarian galon oleh warga berhasil mendapatkan 10 buah dan hari Sabtu (23/9) masih diulang dilakukan pencarian kembali mendapatkan 5 buah oleh tiga orang, namun yang dua orang langsung naik, tapi yang satu ditunggu sampai 5 menit masih tak muncul, maka dua rekanya punya pikiran bahwa Heri telah hilang tenggelam dan hingga Minggu petang dilakukan pencarian jasad korban masih belum bisa diketemukan.

Masih menurut warga, upaya pencarian pak Heri (korban,red) selain rekan-rekan dan para pekerja perusahaan juga datang Tim SAR pun kelokasi, tetapi jasad korban masih belum ada diketemukan.

“Kalau kelihatanya kondisi airnya dilihat dari permukaanya tenang, lembung itu dalamnya diperkirakan lebih 10 meter, bahkan leher dari Eksavator yang dihadirkan itu tidak terjangkau mencapai dasar kedalaman Lebung itu”, jelas warga yang lain menambahkan.

Jika dengan Lebung yang hanya segitunya, tapi heranya jasad korban dilakukan pencarian masih belum dapat ditemukan, upaya warga tetap terus melakukan pencarian bagaimana cara bahkan akan mendatangkan ahli selam dan alat berat yang ada juga membersihkan rumput yang terlihat tebal itu, sambung Hadi semalam.

Hingga beritanya ditayangkan belum ada dari pihak management perusahaan maupun dari pihak berwajib yang diminta mengomentari peristiwa itu termasuk dari pihak keluarganya, karena masih terlihat shock dan Senin, 25 September 2023 masih terus berupaya dilakukan pencarian korban di TKP.(Tim MNN)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *