Ada PDAM, Datang Kemarau Langka Air Bersih, Petugasnya Minta Maaf

Ada PDAM, Datang Kemarau Langka Air Bersih, Petugasnya Minta Maaf

 

Banyuasin,medianusantaranews.com- Masalah kesulitan mendapatkan air bersih setiap datang musim kemarau, sudah biasa dialami masyarakat Banyuasin sejak zaman dulu, tetapi apa gunanya ada pasilitas PDAM sekarang kalau masih masih saja air bersih sulit didapatkan, anehnya pegawai cabang PDAM Tirta Betuah Kabupaten Banyuasin saat ditemui dikantotnya hanya mengucapkan permintaan maaf atas kurang maksimalnya pelayanan dan tanpa ada solusi.

 

Makmun, Kepala Administrasi Kantor Cabang PDAM Tirta Betuah Banyuasin saat dibincangi wartawan (24/7/2018) mengaku sampai ditemui wartawan ini, pihaknya belum mendapat laporan jika ada permasalahan dari kantor perwakilan PDAM Tirta Betuah Betung dan baru dikonfirmasi inilah mendengarnya.

 

Diakuinya oleh Mantan Kepala Perwakilan Betung, bahwa pihak belun tau kalau ada pelangganya yang berdumisili di jalan Sekayu-Betung jaringan PDAM  yang bermasalah dan pihaknya juga belum menerima laporan masalah itu.

 

Namun kata Makmun, diakuinya memang kalau dijalur mulai dari Kecamatan Betung-Suak Tapeh-Banyuasin 3-Sembawa dan Kecamatan Talang Kelapa banyak jaringan air bersih yang dikelolanya banyak yang rusak akibat ada galian pemasanhan pipa milik Pertagas.

 

Akibat terkena dampak dari proyek Pt. Pertagas disepanjang jalu pipa itu pelayanan kami untuk pengadaan air bersih sampai saat ini menjadi kesulitan dan konsumen banyak mengeluh dan kami petugas yang kena imbas buruk, ucapnya menyudahi perbingananya.

 

Sementara keluhan dari konsumen sekaligus sebagai pelanggan air bersih dari PDAM, H Suginen kepada wartawan menguraikan bahwa selama tiga bulan berjalan ini suply air bersih dari PDAM Tirta Betuah terbilang tidak ada.

 

H Suginen membeberkan, pada bulan puasa hingga hari lebaran air PDAM dirumahnya hanya mengalir tak lebih dari 2 kali. Dari hari raya Fitri hingga hari ini pun air bersih mengalirnya tidak lebih dari dua kali saja, itupun airnya keruh dan berbau amis.

 

” Tiap bulan beban rekening minta dibayar, tetapi kita tak memdapatkan suply air bersih, kalau tidak dibayar airnya tidak pernah mengalir, walau sesekali air itu mengalir tetapi airnya keruh dan berbau amis sekali”, jelasnya dwngan nada kesal.(wal)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *