
Banyuasin, MNN- Sangat mudah dipahami ternyata konsep Kades Rantau Harapan Kecamatan Ratau Bayur Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, Jemaat Mustopa selama dua periode dalam memimpin masyarakat didesanya. Konsep yang dilaksanakan dalam menjalankan tugasnya selama ini mengedepankan segalanya untuk kepentingan masyarakat dari semua urusan pribadi dan keluarganya.
Dalam perbincanganya dikatakan Jemaat Mustopa bahwa semua kegiatan selain dirembukan semua unsur yang ada didesanya, seterusnya baru kami laksanakan apa yang jadi kesepakatan, sehingga program yang dicanangkan dapat terealisasi dengan tepat sasaran, maka konsepnya kami dalam melaksanakan tugas hingga dua periode ini selalu mengedepankan sistem Kebersamaan dan Keterbukaan untuk mewujudkan berbagai pembangunan yang diinginkan oleh masyarakatnya.
Maka Desa Rantau Harapan selama kami pimpin, semua unsur kami perankan sesuai dengan jabatan dan fungsinya, hal itu semua mendapat dukungan sepenuhnya oleh warga masyarakat. Kebersamaan kami dalam mengemban tugas, mewujudkan yang menjadi usulan warga dengan Keterbukaan setiap melakukan berbagai aktivitas di masyarakat. Hal itu sangat mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin mewujudkan Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera.

Kelembagaan yang ada didesanya seperti aktivitas Karang Taruna ada, Program PKK ada, Kegiatan Kepemudaan ada termasuk kegiatan religi baik yang diselenggarakan bagi bapak-bapak maupun ibu-ibu yang lebih penting lagi dalam pengelolaan Dana Desa dan semuanya dapat terlaksana sesuai dengan rencana dan yang tidak kalah pentingnya tentang inventaris Desa Rantau Harapan semuanya terjaga dengan baik dan semuanya ada didesa ini.
Perbedaan pendapat ditengah masyarakat dalam membangun berbagai bidang didesanya, tentu ada saja kurang dan lebihnya, memang begitu mekanismenya, tetapi tidak ada yang saling dirugikanya, karena dalam satu Desa itu tentu beragam pendapat, namun semuanya punya tujuan yang positif, tinggal kita dalam menyikapinya sebagai orang yang dituakan harus bijak, ucap Jemaat yang mengaku banyak menerima kritikan dari warganya yang cerdas.

Untuk masa jabatan sebagai Kades akan berakhir, silahkan bagi warga Desa Rantau Harapan yang mau mencalonkan diri dan persiapkan persyaratannya sesuai dengan aturan dan bersainglah yang positif, sehingga bisa menjadi calon yang dapat diteladani masyarakat. Baginya untuk periode ini sepenuhnya saya serahkan kepada masyarakat Desa Rantau Harapan, karena mereka lah yang menilai kinerjanya selama kepemimpinan saya, tentu juga saya persiapkan diri sebagaimana sebagai kandidat, tegas Jemaat Mustopa sekaligus menyudahi perbincangannya.

Terpisah Umi Kalsum, sebagai aktivis menilai kinerja Kades Rantau Harapan bisa dijadikan pilihan dua periode artinya Jemaat Mustopa itu sukses membangun berbagai macam pembangunan kehidupannya dan kelembagaan didesanya dan sangat layak jika Desa Rantau Harapan ini dipimpinya yang ketiga periode dan itu ada aturannya.
Umi mengharapkan kepada seluruh masyarakat di Desa Rantau Harapan bisa membulatkan tekat dan menyatukan kesepahamanya bahwa sosok seorang Jemaat Mustopa itu yang perlu mendapat dukungan. Bukan berarti kandidat lain tidak baik, tapi Kita sadari namanya manusia itu ada lebih dan ada kurangnya dan yang paling penting dijadikan pedoman figur seorang Jemaat Mustopa itu tidak lagi diragukan kinerjanya.

Secara pribadi maupun secara kelembagaan Umi Kalsum sangat perlu memberikan support terhadap kinerja Kades Rantau Harapan selama dan sangat layak untuk dijadikan sebagai Kades untuk periode 2020-2026, karena beliau orangnya koperatif baik kepada warga dan Perangkat Desa termasuk dengan kelembagaan Kepala Desa juga dengan atasanya dalam membangun komunikasinya.(asta-waluyo)








