Sungai Lilin,medianusantaranews.com- Saluran Air tak berfungsi secara optimal, selain menggenangi ruas jalan utama ke Puskesmas, juga yang berdampak pada sebagian pedagang di Pasar Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Propinsi Sumatera Selatan dibuatnya resah dan instansi terkait termasuk Pemerintahan di Sungai Lilin terkesan tutup mata.
Terparah, yang dialami warga yang berdumisili di sepanjang jalan menuju Puskesmas dan para pedagang, sebab posisi jalannya itu membelah Pasar Sungai Lilin, hal itu efek tidak berfungsinya drainase saluran air secara optimal, ujar M.Yusup (59) warga Rt 01 Rw 02 saat berbincang dengan awak media kemarin.
Dia mengatakan, air yang menggenangi badan jalan tersebut disebabkan tidak berfungsinya drainase dengan baik, karena banyak sampah dan tanah berlumpur yang menyumbat saluran disana.
Hal senada juga diungkapkan Yulia (39) warga yang lain, hal itu akibat cepatnya tindakan dari Pemerintah Kecamatan Sungai Lilin dan Dinas terkait terhadap saluran air yang ada, padahal permasalahan itu sudah berlangsung hampir 1 tahun, jelasnya.
Genangan air itu lambat surut akibat saluran parit yang ada di jalan menuju Puskesmas itu yang tidak berfungsi secara maksimal, jika datang hujan sekalipun tidak deras seluruh badan jalan tergenang diduga ditambah jika datang air laut pasang bahkan airnya meluber kelahan pekarangan warga, imbuhnya.
Camat Sungai Lilin Agus Kurniawan saat diminta konfirmasinya via WhatsApp (26/10/2022) dikatakan “Terkait genangan air dikarenakan intensitas curah hujan yg tinggi dan juga adanya saluran pembuangan yg tersumbat sehingga mengakibatkan genangan, kami juga sdh mendengar keluhan dari masayarakat melalui kelurahan sungai lilin, dari pemerintah sudah mengupayakan melalui program padat karya, utk mengatasi permasalahan dimaksud, namun untk sementara masih dalam proses dan terkendala teknis di lapangan. Untuk lebih lanjut nya mengenai kendala di lapangan dapat konfirmasi pihak kelurahan yg bersentuhan langsung di kewilayahan”, jawabnya.(MNN)
Penulis : waluyo.








