Perubahan Sirkuit Ujian Praktik SIM C Dari Angka 8 Ke Huruf S

Padang Pariaman,medianusantaranews.com- Perubahan sirkuit ujian praktik SIM C telah resmi dilakukan Sat Lantas Polres Padang Pariaman. Perubahan sirkuit dari angka 8 ke huruf S ini mendapatkan apresiasi dari para peserta pemohon SIM di Padang Pariaman.

Secara umum, terdapat perbedaan lintasan yang cukup mencolok dibandingkan sebelumnya. Terutama jalur zig-zag dan angka delapan yang diubah menjadi lintasan berbentuk S.

Salah satu pemohon SIM, Rhamadidi mengatakan, perubahan sirkuit uji praktik SIM yang dilakukan Polri mempermudah masyarakat untuk mendapatkan SIM. Pria yang masih berstatus pelajar ini mengucapkan terima kasih kepada Kapolri dan Sat Lantas Polres Padang Pariaman yang telah mengubah sirkuit uji praktik SIM menjadi lebih mudah.

Terima kasih pak polisi, sudah mempermudah uji praktik SIM. Tidak sesulit yang sebelumnya. Jadi untuk yang belum punya SIM, jangan takut membuat SIM. Karena sirkuitnya sudah berubah. Kalau bisa ikut coaching clinic dulu sebelum daftar, agar bisa lulus dengan mudah,” kata Didi ditemui di Satpas Padang Pariaman Selasa (15/8/2023).

Lain halnya dengan Jhody, warga asal Batang Anai ini juga mengapresiasi Sat Lantas Polres Padang Pariaman karena sudah melaksanakan imbauan dari kapolri untuk mengubah lintasan. Menurutnya, rintangan saat ini lebih sesuai dengan kehidupan sehari-hari.

“Uji praktik SIM roda dua seperti saat ini, sangat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan SIM C. Rintangan dan lintasan saat ini, lebih sesuai dengan kehidupan sehari-hari dalam hal berkendara,” ucap Jhody.

Sementara itu, Kapolres Padang Pariaman AKBP Bagus Ikhwan SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Hendrianto STK SIK mengatakan, inovasi tersebut dinilai mempermudah masyarakat untuk mendapatkan SIM. Termasuk, mempersempit celah para oknum tak bertanggungjawab yang kerap melakukan pungutan.

Dengan harapan, masyarakat bisa semakin tertib dan mematuhi aturan lalu lintas. Meski diubah, hal itu tidak mengurangi keterampilan dan ketangkasan pengendara,” Ungkap lulusan Akpol Tahun 2015 tersebut.

Bagi pemohon yang gagal atau belum punya SIM, Akp Hendrianto mengimbau agar mengikuti coaching clinic di Satpas Padang Pariaman saat jam pelayanan tutup.

Ia juga menyiapkan beberapa titik latihan ujian praktik tersebut di beberapa kecamatan yang jauh dari Satpas.

“Layanan tersebut gratis, para petugas juga akan proaktif melakukan pelatihan,” tutupnya.(MNN/Fero)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *