Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
medianusantaranews.com.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang semula tujuannya untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi pelajar. Namun fakta yang terjadi dilapangan mala membuat was – was para pelajar yang ingin menyantap makanan bergizi yang disediakan Pemerintah tersebut
Pasalnya sejumlah pelajar di Kabupaten PALI mengalami keracunan diduga usai menyantap makanan yang disediakan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sumsel Kabupaten PALI, Deddy Irawan menerangkan ada ratusan siswa keracunan yang berasal dari beberapa jenjang pendidikan yakni, mulai dari PAUD, hingga SMA.
” Laporan terbaru dari Dinkes PALI ada 121 siswa dari tingkat PAUD, SD, SMP dan SMA yang diduga keracvn4n usai makan-makanan MBG,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sumsel, Deddy Irawan, Senin 5 Mei 2025.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, lebih dari 60 anak pelajar SD dan SMP, terus berdatangan dibawa orang tuanya ke ruang IGD RSUD Talang Ubi, hingga Senin sore (05/05/2025)
” Para siswa ini, pelajar dari 5 sekolah, di antaranya SDN 20 dan 28 Talang Ubi, SD Agro langgeng, MTs 1 Talang Ubi,” ungkap Deddy.
” Mereka memiliki gejala serupa, seperti mual-mual, muntah-muntah, lalu pusing dan sakit perut yang melilit,” timbalnya.
“Semula diketahui hanya puluhan siswa yang terkena keracunan usai mengonsumsi MBG, namun kini jumlahnya sudah menjadi 121 siswa,” tukasnya
Sementara itu para Wali Pelajar yang anaknya mengalami keracunan usai menyantap makanan MBG jelas saja mengalami kepanikan dan penuh rasa was – was ketika menunggu di ruang IGD.
“Tolong woi, tolong woi, anak aku, anak aku, tolong selamatke anak aku,” jerit wali murid bersahutan penuh rasa khawatir di ruang IGD. (Ab)








