MUBA,medianusantaranews.com- Kepolisian Resor Musi Banyuasin (Polres Muba) menggelar studi kelayakan terkait rencana perubahan tipe status kesatuan kewilayahan Kepolisian RI dari tipe Rural menjadi tipe Urban untuk Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Lilin, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Sungai Lilin dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren) Polres Muba, Kompol Sodri Juraimi.
Turut hadir dalam Tim Verifikasi tersebut AKP Ahmad, Penda Debi, Pengatur Yuliana dan Brigadir Polisi Gilang Edo.
Tim verifikasi disambut Kapolsek Sungai Lilin beserta jajaran dan langsung melakukan peninjauan serta penilaian terhadap berbagai indikator kelayakan di wilayah hukum Polsek Sungai Lilin.
Aspek yang dinilai meliputi yakni Pemenuhan aspek geografi, demografi, laju pertumbuhan ekonomi, tingkat kerawanan kamtibmas, sebaran jumlah penduduk dan kelayakan Mako Polsek Sungai Lilin.
Menurut Kapolres Muba, AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK, melalui Kabagren Kompol Sodri Juraimi, proses perubahan tipe ini harus melalui beberapa tahapan kajian lebih lanjut.
Hasil studi ini nanti diajukan ke tingkat Polda Sumatera Selatan, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), hingga Kemenpan-RB untuk mendapat persetujuan resmi.
Kapolsek Sungai Lilin, Iptu Marlin, S.H., M.H., menyambut baik dan memberikan dukungan penuh pelaksanaan studi kelayakan dan menurutnya, perubahan status dari Rural ke Urban telah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak bagi wilayahnya.
“Kami sangat mendukung penuh dan berterima kasih kunjungan Tim Studi Kelayakan dari Polres Muba. Perkembangan wilayah Kecamatan Sungai Lilin ini sangat pesat, baik segi pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, mau pun mobilitas masyarakat di jalur lintas timur,” jelas Iptu Marlin.
Iptu Marlin kembali tambahkan, perubahan tipe kesatuan sangat penting untuk mendukung kinerja jajarannya di lapangan.
Peningkatan status menjadi tipe Urban diharap dapat membawa dampak positif berupa penambahan personel kepolisian, penguatan sarana dan prasarana, alokasi anggaran yang lebih ideal.
“Dengan begitu, kualitas pelayanan publik, penegakan hukum, serta pemeliharaan kamtibmas di wilayah Sungai Lilin dapat berjalan jauh lebih optimal dan responsif,” pungkasnya.(MNN)
Admin : waluyo








